Skip to main content

Troubleshooting Water Temperatur Sensor EFI dengan Osiloskop

Troubleshooting Water Temperatur Sensor EFI dengan Osiloskop

Perhitungan tegangan yang dikirimkan Water Temperatur sensor ke ECU perlu dilakukan. Agar kita dapat memastikan dan menetapkan kondisi dari sensor dengan akurat. Berikut ini contoh menghitung tegangan yang dikirimkan WTS (water temperatru sensor) ke ECU.

1. Satu unit kendaraan masuk ke bengkel karena mengalami gangguan, yaitu mesinnya terlalu panas (overheat), diduga disebabkan oleh rusaknya water temperature sensor (WTS). Untuk memastikan rusak tidaknya WTS, didapatkan data ideal dari Buku Pedoman Reparasi (BPR). Hitunglah berapa volt tegangan yang ideal di terminal 36 jika suhu air 200 C dan 800 C sesuai data pada tabel di bawah ini! 

Penyelesaian : 
Diketahui V = 5 Volt 
R = 2000 ohm 
Ditanya a. V pada titik 36 pada suhu 200 C? 
b. V pada titik 36 pada suhu 800 C? 
JAWABAN : 
a. Tegangan ideal pada titik 36 pada suhu 200 C 
Diketahui 
R1 = 1kΏ 
R2 = 2000 pada suhu 200 C 
R total = R1 + R2 
= 1000 + 2000 
= 3000 Ώ 

Arus mengalir (I) = V/R 
= 5 / 3000 
= 0,0017 ampere 

Tegangan pada titik 36 pada suhu 200 C (V) 
= I * R 
= 0,0017 x 1000 
= 1,7 Volt 
Jadi Tegangan pada titik 36 pada suhu 200 C (V) adalah 1,7 Volt. 

b. Tegangan ideal pada titik 36 pada suhu 800 C 
Diketahui 
R1 = 1kΏ 
R2 = 20 pada suhu 800 C 
R total = R1 + R2 
= 1000 + 20 
= 1020 Ώ 

Arus mengalir (I) = V/R 
= 5 / 1020 
= 0,0049 ampere 

Tegangan pada titik 36 pada suhu 800 C (V) 
= I * R 
= 0,0049 x 1000 
= 4,9 Volt 
Jadi Tegangan pada titik 36 pada suhu 800 C (V) adalah 4,9 Volt. 


2. Satu unit kendaraan masuk ke bengkel karena saat dikendarai MIL-nya kadang hidup dan kadang mati. Setelah dilakukan scanning, kode yang muncul disebabkan oleh intake air temperature sensor. Dilanjutkan dengan mengukur tegangan pada sensor tepatnya di terminal 2 menggunaakan Ocsiloscope, maka dapatlah data seperti gambar di bawah ini. 

Hasil Pengukuran Osilosko
Grafik menunjukkan adanya gangguan yang kadang muncul dan kadang tidak. Apa penyebab gangguan tersebut? Jelaskan alasannya? 

Jawaban
Gangguan yang muncul pada intake air temperature sensor adalah saat menghasilkan tegangan tinggi. Kita dapat melihat pada hasil osiloskop selama 1/5 * 100 ms/div tegangan maksimal yaitu 5 Volt. Ini terjadi karena intake air temperature sensor sesekali kehilangan kemampuan pengukuran, tahanannya hilang seketika selama 1/5 * 100 ms/div (20 ms/div). Jika hal ini terjadi, intake air temperature sensor sudah mengalami kerusakan terutama pada NTCnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar