Skip to main content

Bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam jelaskan

bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam
Bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam ? saya akan coba jelaskan pada artikel ini. Yaitu disini saya akan memaparkan ada 4 manfaat hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam.

Hutan bakau merupakan hutan buatan manusia untuk menjaga pantai terhindar dari abrasi atau pengikisan pantai. Pengikisan ini harus dicegah semaksimal mungkin agar pemandangan dan bentuk pantai tetap konsisten.

Bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam

Pertama hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam dengan menyerap karbondioksida pada proses fotosintesis. Karbondioksida yang dihasilkan oleh manusia dan hewan sangat besar jumlahnya. Gas ini harus dinetralisir sesegera mungkin agar pasokan oksigen diudara tetap tergaja keseimbangannya.

Kedua hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam dengan melindungi pantai dari abrasi maupun erosi. Pantai yang tersusun dari pasir dan tanah sangat rentan terhadap  abarasi. Ombak dan pasang surut air akan mengikis pasir dan tanah pantai ini, dan ditarik kedalam laut. Jika hal ini terus terjadi, akan mengakibatkan pendangkalan laut. Jika laut menjadi dangkal, berakibat air akan naik kepermukaan atau daratan.


Ketiga hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam dengan menyerap zat-zat pencemar yang ada diair laut. Air laut mengandung banyak kontaminan baik itu minyak, plastik atau kontaminasi lainnya. Sehingga hutan bakau akan menjadi penting untuk mempertahankan keseimbangan alam. Hutan bakau akan menyerap zat-zat pencemar ini.

Keempat hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam dengan menjadi habitat berkembang biak hewan laut. Hutan bakau akan menjadi tempat hawan laut berkembang biak dan habitat. Menjadi habitat hewan laut, menjadi fungsi penting dari hutan bakau.

Itulah penjelasan bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam kali ini. Semoga tulisan ini bermanfaat. Sampai jumpa dipostingan berikutnya. Selalu nantikan update artikel dari jejak pak mantap dengan berlangganan. Silahkan masukkan email pada kolom subscribe dan tekan submit.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar