Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

5 Komponen Racing Sering Dipakai Pada Motor dan mobil

Empat (4) Komponen Racing Sering Dipakai Pada Motor kali ini diulas berdasarkan kenyataan atau real dilapangan. Secara empiris, semua komponen kendaraan yang digunakan pada kendaraan bermotor baik mobil maupun motor sudah sangat bagus.


Pada kenyataan dilapangan, beberapa pemilik kendaraan kurang puas dengan performa kendaraan yang ia miliki saat ini. Mulai dari performa mesin, pengapian dilakukan pengubahan atau modifikasi komponen. Tidak lain, harapannya pemilik adalah tarikan mesin yang lebih responsive dan tenaga yang lebih besar. Dan tidak menghitung kekuatan bahan atau momen torsi yang dimiliki komponen lainya, poros engkol, poros roda, dan swing arm (kapak-kapak).

Berikut komponen racing yang sering digunakan pada motor atau mobil dan fungsinya. Apa saja komponen racing itu.

1. CDI Racing


CDI racing berfungsi sebagai igniter untuk menaikkan tegangan baterai dari 12 menjadi beberapa ribu volt. Konon CDI racing dapat membuat pengapian lebih stabil, percikan api pada busi lebih besar dan kuat, dan pengaturan timing percikan yang lebih tepat. Hmm... perlu bukti empiris untuk memastikan kebenaran hal ini.

2. COIL PENGAPIAN Racing


Coil pengapian racing berfungsi menaikkan tegangan baterai 12 Volt menjadi beberapa ribu volt untuk dipercikkan di ujung busi. Konon katanya koil racing ini dapat meningkatkan tegangan yang berlipatganda dibanding koil pengapian standard. Hmmm.. apa efeknya ke poros piston tidak ada.

3. BUSI Racing


Busi racing berfungsi memercikkan bunga api didalam ruang bakar tepat setalah mendapat tegangan berlipatganda dari koil. Konon katanya busi racing dapat memercikkan bunga api yang lebih besar. Woww.. CDI racing membuat api lebih besar, coil racing membuat api lebih besar, busi racing juga membuat bunga api lebih besar. Saya tertanya-tanya, sebesar apa bunga api busi ini sekarang jika ketiga komponen racing ini dipakai pada satu kendaraan.

4. Piggyback


Piggyback berfungi untuk memanipulasi informasi sensor yang dikirimkan ke ECU, agar ECU mengubah jumlah bahan bakar yang diinjeksikan kedalam ruang bakar lebih banyak. Konon katanya piggyback ini membuat performa mesin meningkat.

5. Platina Racing


Komponen racing terakhir yang dipakai pada kendaraan adalah platina racing. Platina ini memiliki nama asli kontak point, yang dipasang pada kendaraan dengan menggunakan sistem pengapian konvensional. Konon platina racing dapat membuat performa sistem pengapian lebih baik dibanding menggunakan platina standar. 
Nah, itulah 5 Komponen Racing Sering Dipakai Pada Motor. Anda berniat memasang komponen ini pada kendaraan anda. Silahkan cari informasi yang lebih banyak lagi mengenai komponen racing yang ingin anda pasang dikendaraan anda.
Administrator
Administrator Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca!